Monday, May 6, 2013

Tur Keliling Indonesia Bawa Demam Cherrybelle


Kota Medan menjadi istimewa dengan kehadiran girlband Cherrybelle sebagai titik pertama konser outdoor mereka dalam perjalanan keliling 33 provinsi Indonesia dalam waktu hanya 31 hari . Aksi mereka sukses menebarkan firusnya hingga demam Cerrybelle mewabah di kalangan anak muda Sumut. Hal ini terlihat jelas saat Honda menggelar Meet and Greet bersama Cherrybelle yang khusus dipersembahkan bagi penggemar setianya yang berlangsung pada 1 Mei 2013, di Hotel Grand Angkasa Medan sesaat sebelum penampilan mereka di Plaza Medan Fair.

Puluhan penggemar girlband yang biasa disebut Chibi ini dengan penuh semangat mewujudkan impiannya bertemu secara langsung dengan sang idola. Beragam persiapan mereka lakukan, bahkan ada yang mengekspresikan kekagumannya dengan bergaya ala Cherrybelle, membawa beragam hadiah menarik, dan melakukan aksi-aksi lucu yang khusus dipersembahkan untuk Cherrybelle. 

Ekspresi kegembiraan jelas tampak di wajah mereka, banyak dari mereka yang tidak menyangka dapat bertemu dengan Cherrybelle yang juga merupakan brand ambasador Honda BeAT PGM FI ini.  Seperti yang diungkapkan Vincent, salah satu penggemar Cherrybelle yang beruntung mendapatkan kesempatan emas ini, “ Senang banget banget bisa bertemu dengan Cherrybelle, gak nyangka akhirnya mimpiku jadi kenyataan. Terima kasih buat Honda yang telah mewujudkan mimpi setiap pecintanya.” Ujar Vincent

Leo Wijaya, Marketing Manager CV. Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan pihaknya selalu berupaya mewujudkan impian semua pecinta Honda, dengan menggelar Meet and Greet bersama Cherrybelle, tentunya Honda telah membuat impian para pecinta Cherrybelle menjadi nyata.

Tidak hanya dapat bertemu dengan sembilan cewek cantik yang terdiri  dari Angel, Annisa, Christy, Felly, Cherly, Auryn, Gigi, Kezia, dan Stefi, namun Honda juga memberikan kesempatan kepada para Twibi dan Twiboy untuk makan malam dan Foto bareng Cherrybelle yang juga dilanjutkan dengan meyaksikan konser perdana “Cherrybelle BeAT Indonesia, 33 Provinsi”  yang berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, Plaza Medan Fair.  

Teriakan histeris para penggemar girlband yang biasa disapa Chibi ini terus mewarnai jalannya konser yang menyajikan kejutan manis berupa album terbaru Cherrybelle yang hadir dengan konsep berbeda, namun tetap menampilkan cherrybell yang menarik dan energik.

Sementara, Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager CV. Indako Trading Co, mengungkapkan kehadiran Cherrybelle ke Kota Medan dalam rangkaian Tur Keliling Indonesia, 33 Provinsi ini merupakan persembahan istimewa dari Honda untuk masyarakat kota Medan yang merindukan hiburan berkelas dari girlband istimewa.

Melalui aksinya berkeliling Indonesia dalam waktu 31 hari di bulan Mei 2013 ini, Cherrybelle akan mencatat prestasi memecahkan rekor Muri dengan menjadi yang pertama melakukan aksi berkeliling Indonesia bersama Honda. Setelah dari Medan, kota Batam dan Pekanbaru menjadi kota tujuan Chibi berikutnya, dan akan dilanjutkan dengan kunjungan mereka ke kota-kota lainnya di Indonesia.

Friday, May 3, 2013

COMMUNITY SAFETY RIDING ADVISOR KOMPETITION 2013

 Bertempat di Sirkuit IMI Jl. Pancing Medan, Sabtu, 13 April 2013, pukul 13.00 s/d 17.00 WIB berlangsung Community safety Riding Advisor Kompetition 2013 region Sumatera Utara, yang bertujuan untuk memilih Duta Safety Riding Honda untuk katagori Community yang akan mewakili Sumatera Utara ke tingkat Nasional. Bulan Juni mendatang bertempat di Lombok.
 
Seluruh anggota Sumut Honda Bikers diundang untuk bersama-sama  menunjukkan keahlian dan ketangkasannya dalam beberapa katagori penilaian seperti : Narrow Plank (papan titian), Braking (pengereman) dan Slalom phylon. Masing-masing perwakilan Club di beri nilai 1000 yang akan berkurang apabila melakukan kesalahan  dan tidak melakukan prosedur yang benar. Anggota Honda Sumut Bikers yang diundang diantara lain,Club Asal Kota Medan yakni : Honda Tiger Club Medan (HTCM), Tiger Independent Medan Club (TIME-C), Medan Tiger Brotherhood (MTB), NSR Motorcycle Club (NMC), Honda Mega Pro Club (HMPC), CBR Club Medan, Honda Club CS One (HCC One), Honda Revo Club (HRC), Vario Honda Matic Club (VANATIC), Honda Vario Club (HVC), D’BeATTELLS, Honda Cup 70 Medan (HC 70 M), Club CB Medan (CCM), Community Honda Supra Xpression Medan (CAS-X), Revo Executive Club (RECEC), Revolution Supra X 125 Motor Club (RSMC), HSCX-125 Embrio Medan, Scoopers,dan Club Honda Luar Kota Medan diantaranya : HCBC ( Honda CB Biker Club) Lubuk Pakam,CBR Club Nias,HC 70 Tebing Tinggi,BBHC ( Biq Brother Honda Club ) Kota Galang, HOCS ( Honda Classic Sergei ),TAKTIC ( tanah Karo Tiger Club ), T2TC ( Tiger Tebing Tinggi Club ).

Namun ajang Kompetition 2013 untuk katagori Community ini hanya di hadiri perwakilan dari 12 Club, sedangkan club Honda lainnya tidak hadir untuk mengirimkan perwakilannya.
“ Community Safety Riding Advisor Kompetition 2013 ini di khususkan hanya untuk para perwakilan club, dimana masing-masing perwakilan ini harus menunjukkan kemampuannya di antaranya tidak melakukan prosedur keselamatan pada saat berkendara, saat start, 7 Poster berkendara, tidak melakukan pelanggaran Instruksi dan terjatuh” Tutur Gunarko Hartoyo, Coorporate and Marketing Communication Manager CV. Indako Trading Co, yang hadir di tengah-tengah kegiatan tersebut untuk melihat langsung persiapan Duta Sumatera Utara ini.

Sementara dari CASX ( Supra Medan ) yang langsung di wakilkan oleh Bro Hendra Wijaya ( Ko Chen Han ), terlihat sedikit kerepotan saat mencoba Slalom Pylon. “ Wuah.... karena biasa menggunakan motor Honda type bebek, saat mencoba ketangguhan CB150R sebagai motor untuk safety Riding Advisor ini terasa berbeda dan tidak biasa. Namun aku berusaha menyesuaikan diri karena pada tahun 2012 sempat menduduki peringkat 6 dari 21 peserta. Semoga hasil untuk tahun ini lebih baik.” Tambah bro Hendra.

Beberapa perwakilan Club terutama dari Luar Kota Medan, benar-benar harus di uji kemampuannya dengan penjelasan singkatdari Instruktur, karena mereka memang belum pernah mengikuti kegiatan semacam ini. Berbeda dengan Club Honda Kota Medan yang memang sudah terbiasa dan tahu bagaimana sikap tubuh dan tata cara pengendara yang baik. Terlihat beberapa anggota Club Honda Luar kota melakukan kesalahan fatal, terjatuh dari Narrow Plank, tidak menunjukkan tata cara berkendara yang baik, kaki kanan menyentuh tanah dan berbagai kesalahan lainnya.

Berbeda dengan Hendra G dari CBR Medan yang tahun 2012 sebagai peringkat no 1, ia terlihat enjoy dan fun dalam melakukan semua pengujian yang di berikan oleh Instruktur safety Riding. “ Aku sih sudah mengetahui dan tahu akan materi dari safety Riding Advisor ini karena memang sebagai Duta Honda di tahun 2012 pada ajang Community safety Riding di Jakarta”, tambah bro Hendra G ( Een ) dengan santainya.

Berbeda dengan Bro Zul Nasution dari T2TC tebing Tinggi, ia hanya bisa menghela nafas panjang saat menghadapi 3 pengujian dari Instruktur ini, “ benar-benar instan dan perlu beradaptasi dengan cepat, kami tidak pernah mendapat seminar dan pelatihan Safety Riding, hari ini langsung bertanding, benar-benar kerja keras. “ curhat bro Zul terhadap rekan dari sesama luar kota.
Kompetisi antar Club Honda ini berakhir setelah semua Club Motor Honda menyelesaikan praktek yang di berikan Instruktur dan di tutup dengan makan nasi goreng bersama seluruh anggota club, Instruktur dan pelatih serta perwakilan dari Honda Sumut Bikers.

Thursday, May 2, 2013

Anggota Sumut Honda Bikers menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas di Sumatera Utara

Tiga ribuan peserta Kampanye Keselamatan Lalu Lintas berkumpul di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (13/4/2013). Pecinta motor dan juga aparat kepolisian turut memenguhi jalanan seputar Lapangan Merdeka.

"Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan" demikian terpampang beberapa baliho dan spanduk di sekitar Kota Medan.

Sebanyak 3.000 peserta turut meramaikan Kampanye Keselamatan Berkendaraan yang diselenggarakan Dirlantas Polda Sumut bekerjasama dengan CV Indako trading Co, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (13/4/2013).

Kampanye dalam rangka menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Hingga saat ini, enam korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Sumut setiap harinya.  Seperti disampaikan Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol M Arkan Hamzah "Sepanjang tahun 2012, terjadi sekitar 8.000 kejadian kecelakaan lalu lintas, diantaranya, 2.200 orang meninggal, Luka Berat 3.000 orang, dan Luka Ringan 4.000 orang" pungkasnya.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang keselamatan berkendaraan, termasuk dengan menjalin kerjasama dengan berbagi pihak yang turut membantu. Karena, menurutnya, keselamatan pengguna jalan raya bukan saja tanggungjawab kepolisian. Namun seluruh lapisan masyarakat harus memiliki kesadaran akan pentingnya menjamin keselamatan berkendara.

Kegiatan hari ini juga akan dirangkai dengan acara louncing program samsat online se Sumut, Penyerahan bantuan 4 unit mobil dari Gubernur kepada Polda Sumut untuk operasional, Lepas kampanye keselamatan sebanyak 3000 peserta, sekaligus peresmian Rehab Gedung Dirlantas Sumut yang beralamat di jl Putri Hijau. Peserta yang hadir akan mendapat kesempatan mendapatkan hadiah hiburan.

“Intinya kita ingin menggelorakan pentingnya tertib lalu lintas,” ujarnya didampingi Kasubbid Regiden Dirlantas Polda Sumut AKBP Dwi Asmoro dan Gunarko Hartoyo ST MM Corporate & Marketing Communication Manager CV Indako Trading Co.

Upaya ini dilaksanakan dalam rangka mendukung hasil konferensi PBB yang ditindaklanjuti dengan keselamatan umum nasional. Yang dicantumkan dalam Rencana Pembangunan Nasional Jangka Panjang. Diajak seluruh stakeholder turut memberikan partisipasi dalam memperjuangkan keselamatan berlalulintas.

“Saat ini Sumut merupakan peringkat ke empat di Indonesia, untuk tingkat kecelakaan berlalu lintas. Padahal ditargetkan tahun 2035, angka meninggal akibat kecelakaan harus menurun 50 persen,” ujarnya.

Penyebab kecelakaan juga diakibatkan Infrastruktur jalan, kelaikan mesikn, penerapan teknologi, serta perindustrian dan pedagangan. Kesadaran pihak ketiga dalam hal ini menjadi salah satu pendukung suksesnya program tersebut. Dan gerakan yang diadakan hari ini diharapkan menjadi cikal bakal juga untuk diterapkan di daerah seluruh Sumut.

Dirlantas saat melaksanakan tugas pokok dalam menurunkan angka kematian akibat kecelakaan, manajemen pengguna jalan berkeselamatan, dan Manajemen keselamatan. Setelah dilakukan upaya kampanye keselamatan berkendara selama ini dari tahun 2011 ke tahun 2012 angka korban meninggal menurun namun tidak signifikan.
“Justru luka ringan yang meningkat. Tapi tidak apa-apa, kita sama-sama memperbaikinya ke depan,” ujarnya.

 Acara ini dihadiri Gubernur Sumut, Kapolda Sumut, Pangdam I/BB, Kakorlantas Polri, Ketua DPRD Sumut, Kajati Sumut, dan seluruh unur Forum Komunikasi Pemerintah Daerah provinsi Sumut. Turut hadir Wali Kota Medan, Ketua IMI, HDCI, GM Indako Trading Co,Sumut Honda Bikers, Aliansi Masyarakat pencinta otomotif, generasi muda, komponen masyarakat, pelajar, Para kepling-lurah sekota Medan, klub sepedamotor, Instansi Pemerintahan dll
 
Sementara itu dari Anggota Sumut Honda Bikers terlihat diantaranya : Honda Tiger Club Medan (HTCM), Tiger Independent Medan Club (TIME-C), Medan Tiger Brotherhood (MTB), NSR Motorcycle Club (NMC), Honda Mega Pro Club (HMPC), CBR Club Medan, Honda Club CS One (HCC One), Honda Revo Club (HRC), Vario Honda Matic Club (VANATIC), Honda Vario Club (HVC), D’BeATTELLS, Honda Cup 70 Medan (HC 70 M), Club CB Medan (CCM), Community Honda Supra Xpression Medan (CAS-X), Revo Executive Club (RECEC), Revolution Supra X 125 Motor Club (RSMC), HSCX-125 Embrio Medan dan Scoopers.

Dikatakan Gunarko Hartoyo, Honda selalu berupaya untuk bisa bepartisipasi aktif dalam program keselamatan pengguna sepeda motor. Karena, katanya, sebenarnya tidak hanya program, pihaknya juga sering bergerak sendiri tanpa menunggu program.

“Seperti ke sekolah, dan ke publik yang lainnya. Karena kita sendiri, punya keep performance dari masyakat saat melakukan kegiatan-kegiatan itu,” ujarnya.

Disampaikannya juga, selama ini Honda selalu menerapkan pola keselamatan pengendara sebelum mengeluarkan suatu produk. Dari segi sistem produksi, hal itu sangat diutamakan. Hal itu juga yang menjadikan pihaknya belakangan mengeluarkan Honda metik.

Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mengeluarkan sebuah produk. Pertimbangan demi pertimbangan dilakukan pihaknya. Dan untuk konvoy hari ini  diramaikan oleh 1000 produk Honda Scoopy. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, sehingga kesuksesan kegiatan dan kampanye keselamatan ini bisa berdampak.
 
“ kami dari Honda Supra Medan ( CASX ) sangat mendukung kegiatan positif ini, dimana agar kita, lingkungan dan masyarakat pemakai kendaraan dpt mengerti dan paham akan keselamatan diri mereka sendiri dan orang lain, dengan safety Riding yg baik tentunya akan mengurangi dampak dari kecelakaan. Dengan adanya seminar, pelatihan dan penekanan serta tindakan tegas dapat menciptakan kesadaran dari semua pihak.”Sambut Bro Hendra yang sebagai Ketua Supra Medan dan sekaligus anggota Federasi Supra Indonesia ( FSI ) di tengah-tengah kampanye Pelopor keselamatan berlalu lintas di Kota Medan ini.

Jumlah Pengunjung :