Horas Hondaku
Berita seputar sepedamotor Honda Di Sumatera Utara
Wednesday, September 9, 2026
Temani Setiap Langkah, Honda Hadir Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional 2026
Langkat Diterjang Hujan Lebat, Ini Panduan #cari_aman Berkendara Motor Listrik Tanpa Cemas
Hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Langkat pada 6 September 2026 menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di jalan. Berdasarkan informasi BMKG, hujan lebat juga menyebabkan banjir atau genangan, sementara kondisi cuaca masih berpotensi hujan hingga pertengahan September mendatang. Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat untuk tetap #cari_aman dalam berkendara, termasuk bagi pengguna motor listrik.
Melalui semangat #cari_aman, PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara membagikan sejumlah panduan agar pengguna motor listrik tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman saat berkendara di musim hujan.
Sofiyan Hazri, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, mengatakan pengguna motor listrik tidak perlu cemas ketika harus berkendara dalam kondisi hujan, selama memahami karakteristik kendaraan dan memperlakukannya dengan tepat.
“Pada dasarnya, pengguna motor listrik tidak perlu cemas ketika harus berkendara di tengah hujan. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memperlakukan kendaraan dengan tepat, terutama pada bagian yang berkaitan dengan sistem kelistrikan dan pengisian daya. Pastikan konektor dalam kondisi kering sebelum melakukan pengisian, hindari genangan yang terlalu dalam, dan selalu ikuti petunjuk penggunaan kendaraan,” ujar Sofiyan.
Berikut sejumlah tips #cari_aman yang dapat diterapkan pengguna motor listrik saat menghadapi musim hujan:
1. Perhatikan kondisi baterai dan sistem pengisian
Pastikan area dan konektor pengisian daya dalam kondisi baik dan kering sebelum melakukan pengisian. Hindari melakukan pengisian apabila bagian tersebut masih basah dan selalu ikuti petunjuk penggunaan kendaraan.
2. Pastikan konektor pengisian tetap terlindungi
Pastikan penutup dan konektor pengisian berada dalam kondisi sebagaimana mestinya. Hindari menangani bagian kelistrikan saat masih basah serta jangan melakukan modifikasi pada sistem kelistrikan kendaraan.
3. Hindari genangan yang terlalu dalam
Pengendara sebaiknya menghindari genangan yang tidak diketahui kedalamannya atau berpotensi membuat bagian kendaraan terendam. Selain berisiko terhadap kendaraan, genangan juga dapat menutupi lubang maupun permukaan jalan yang tidak rata.
4. Hindari terburu-buru melakukan pengisian daya setelah kehujanan
Sesampainya di tujuan, pastikan terlebih dahulu area pengisian daya dalam kondisi kering dan baik sebelum menghubungkannya dengan charger.
5. Sesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan
Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan hindari pengereman maupun manuver secara mendadak ketika kondisi jalan basah. Saat mendahului kendaraan lain, lakukan manuver secara bertahap dan berikan isyarat yang sesuai. Karakter motor listrik yang memiliki tingkat kebisingan rendah membuat keberadaannya berpotensi kurang terdengar oleh pengendara lain, sehingga gerakan mendadak dapat mengejutkan pengguna jalan di sekitarnya.
Jika hujan semakin deras hingga mengurangi jarak pandang atau membuat kondisi jalan sulit dipastikan, pengendara sebaiknya tidak memaksakan perjalanan. Mencari tempat berteduh yang aman dapat menjadi pilihan sebelum kembali melanjutkan perjalanan ketika kondisi sudah lebih memungkinkan.
“Kuncinya bukan menghindari hujan, tetapi mengetahui bagaimana menggunakan dan memperlakukan motor listrik dengan tepat saat kondisi cuaca berubah. Dengan persiapan kendaraan yang baik, memperhatikan area pengisian daya, serta menerapkan perilaku berkendara yang aman, pengguna motor listrik tetap dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman sambil mengedepankan semangat #cari_aman,” tutup Sofiyan.
Kesiapan kendaraan juga menjadi bagian penting dalam menjaga perjalanan tetap #cari_aman selama musim hujan. Untuk memudahkan masyarakat Langkat melakukan perawatan kendaraan, PT Indako Trading Coy menghadirkan layanan AHASS Servis Kunjung, sehingga konsumen dapat memperoleh layanan perawatan dengan lebih praktis tanpa mengabaikan pentingnya menjaga kondisi kendaraan secara berkala.
Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap, Simak Tipsnya
Hujan abu vulkanik dapat membuat aktivitas berkendara menjadi lebih berisiko. Partikel abu vulkanik dapat menggangu aktivitas berkendara anda, oleh karena itu pengendara perlu menggunakan perlengkapan tambahan, meningkatkan kewaspadaan dan fokus saat berkendara. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman menjadi pilihan yang paling tepat. Sedangkan bagi pengendara yang harus tetap melakukan perjalanan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Persiapkan Diri dan Kendaraan
Sebelum berangkat, pastikan perlengkapan berkendara digunakan secara lengkap seperti helm dengan visor tertutup untuk membantu melindungi bagian wajah dan mata. Gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus dan kacamata tambahan yang dapat memberikan perlindungan dari iritasi pada mata bila terpapar langsung.
Kondisi visor helm juga perlu diperhatikan. Partikel abu yang menempel dapat mengganggu pandangan. Membersihkan visor secara sembarangan karena partikel abu, berpotensi menggores permukaannya sehingga mengganggu pandangan.
Selain perlengkapan, kondisi kendaraan juga perlu diperiksa. Pastikan tekanan dan kondisi ban, sistem pengereman, lampu utama, lampu belakang, lampu sein, spion, serta kondisi mesin berfungsi dengan baik. Komponen kendaraan yang berkaitan dengan penyaring udara juga perlu diperhatikan karena abu vulkanik dapat masuk dan menumpuk pada bagian tersebut.
Sebelum berangkat, pengendara juga sebaiknya memantau informasi resmi mengenai aktivitas gunung api, arah penyebaran abu, kondisi lalu lintas, serta kemungkinan adanya penutupan jalan.
Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman
Saat berkendara di tengah hujan abu, pengendara perlu mengurangi kecepatan. Abu yang menutupi permukaan jalan, terutama ketika bercampur dengan air, dapat membuat jalan menjadi lebih licin dan mengurangi daya cengkram ban. Hindari melakukan manuver secara tiba-tiba. Kendalikan kendaraan dengan halus dan berikan perhatian lebih terhadap kondisi lalu lintas di depan dengan memberikan jarak aman yang lebih.
Jangan Memaksakan Diri Saat Kondisi Memburuk
Jika hujan abu dan asap semakin pekat hingga jarak pandang sangat terbatas, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Kurangi kecepatan secara bertahap, nyalakan lampu utama, jaga jarak dengan kendaraan lain, kemudian cari tempat yang aman untuk menepi. Pengendara juga sebaiknya tidak membuka visor helm ketika abu masih pekat.
Perhatikan Kendaraan Setelah Terpapar Abu
Perhatian terhadap kendaraan tidak berhenti setelah sampai di tujuan. Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain filter udara, sistem pengereman, rantai dan komponen bergerak, area mesin dan CVT, lampu depan dan belakang, serta ban dan area roda. Apabila terdapat penurunan performa dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di AHASS terdekat.
Pada bagian bodi, hindari menggosok permukaan kendaraan saat kering. Bersihkan terlebih dahulu dengan air secara hati-hati untuk mencegah goresan akibat sifat abrasif abu vulkanik.
Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Daniel Aria Sulistya Nugroho mengatakan pengendara perlu waspada dan tidak memaksakan diri saat terjadi hujan abu vulkanik. Prediksikan bahaya sedini mungkin, sehingga dapat mengantisipasi sebelum bahaya muncul.
“Lakukan persiapan sebelum perjalanan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, perhatikan kondisi jalan, dan segera menepi apabila kondisi sudah tidak memungkinkan untuk berkendara dengan aman. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman tetap menjadi pilihan terbaik. Tetap Cari Aman saat berkendara,” ujar Daniel.
Sementara itu, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, Sofiyan Hazri mengatakan, kondisi hujan abu dan asap membutuhkan perhatian ekstra dari pengendara, khususnya dalam menjaga jarak pandang dan mengendalikan kecepatan. Pengendara dengan situasi serupa termasuk di Sumatera Utara diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalan dan jarak pandang sudah tidak mendukung keselamatan.
“Ketika menghadapi hujan abu dan asap, pengendara harus meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Jika jarak pandang semakin terbatas, sebaiknya segera mencari tempat yang aman untuk menepi dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Mari selalu utamakan keselamatan dan tetap Cari Aman dalam setiap perjalanan,” ujar Sofiyan.
Terkencang di FP Valencia, Ramadhipa Tembus Enam Besar Moto3 Junior
Monday, September 7, 2026
Tampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang
Sambut Penataan Lalu Lintas Kota Tarutung, Honda Ajak Pengendara Utamakan Budaya Tertib di Jalan
Saturday, September 5, 2026
Hari Pelanggan Nasional, Honda Hadirkan Kejutan Spesial untuk Konsumen


