Sunday, September 20, 2026

Banjir Berulang di Tapteng, Indako Ingatkan Pengendara Tetap #Cari_aman Saat Cuaca Ekstrem

 

Rangkaian banjir yang kembali terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan beberapa wilayah lain di Sumatera Utara dalam beberapa pekan terakhir menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca dapat membawa risiko yang tidak hanya dirasakan di kawasan permukiman, tetapi juga di jalan yang setiap hari dilalui masyarakat.

Hujan deras pada 13 September lalu kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Tapteng hingga pertengahan September. Tingginya intensitas hujan membuat debit sungai meningkat dan air menggenangi permukiman serta sejumlah akses jalan. Kondisi tersebut juga membuat penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak menjadi perhatian hingga saat ini.

Bagi pengendara sepeda motor, kondisi tersebut menjadi pengingat untuk lebih memahami perubahan karakter jalan setelah hujan deras. Ketika air mulai surut, permukaan jalan dapat tetap licin, dipenuhi lumpur dan pasir, sementara lubang atau kerusakan jalan berpotensi tertutup genangan sehingga sulit terlihat.
Melihat kondisi tersebut, PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara kembali memberikan perhatian pada pentingnya keselamatan berkendara saat menghadapi cuaca ekstrem. Kewaspadaan diperlukan bukan hanya ketika hujan turun, tetapi juga saat melintasi jalan yang sebelumnya terdampak genangan.

Wan Muhammad Fahreza, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, mengatakan pengendara perlu membiasakan diri membaca kondisi jalan dan menyesuaikan cara berkendara.

“Cuaca ekstrem bisa mengubah kondisi jalan dalam waktu singkat. Jalan yang biasanya aman bisa menjadi licin, terdapat genangan yang menutup lubang, atau dipenuhi lumpur setelah air surut. Karena itu, pengendara perlu lebih peka terhadap kondisi sekitar dan menyesuaikan cara berkendara,” ujarnya.

Pertama, kurangi kecepatan dan jaga jarak aman ketika hujan turun atau menemukan permukaan jalan yang basah. Kecepatan yang lebih rendah memberikan waktu untuk mengantisipasi kondisi di depan, sementara jarak yang cukup dengan kendaraan lain membantu menghindari pengereman maupun manuver mendadak.

Kedua, hindari menerobos genangan sembarangan. Air yang terlihat dangkal belum tentu menunjukkan kondisi jalan di bawahnya karena lubang, kerusakan jalan, maupun benda yang terbawa arus dapat tersembunyi. Jika kondisi jalur tidak dapat dipastikan, pilih bagian jalan yang lebih aman.

Lalu ketiga, waspadai lumpur dan pasir yang tertinggal setelah banjir atau hujan deras. Material tersebut dapat membuat permukaan jalan semakin licin dan mengurangi daya cengkeram ban. Saat melewatinya, kendalikan sepeda motor dengan gerakan yang halus dan hindari perubahan arah secara tiba-tiba.

Keempat, tetap perhatikan kondisi jalan meski hujan mulai reda. Genangan, lubang, material yang terbawa air, hingga bagian jalan yang rusak masih dapat menjadi risiko dalam perjalanan. Karena itu, pengendara sebaiknya tidak langsung meningkatkan kecepatan hanya karena hujan telah berhenti.

Dan kelima, tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi semakin berisiko. Jarak pandang yang terbatas, hujan yang semakin deras, atau kondisi jalan yang sulit dipastikan keamanannya menjadi alasan untuk mencari tempat berteduh yang aman.

“Kalau hujan semakin deras, jarak pandang terbatas, atau jalan yang akan dilalui sudah sulit dipastikan keamanannya, jangan memaksakan perjalanan. Cari tempat berteduh yang aman dan tunggu sampai kondisi lebih memungkinkan. #cari_aman juga berarti berani mengambil keputusan untuk tidak mengambil risiko,” jelas Wan Muhammad Fahreza.

Selain memperhatikan kondisi jalan, pengendara juga perlu memastikan sepeda motor dalam kondisi siap digunakan menghadapi cuaca yang berubah-ubah. Kondisi ban, rem, dan lampu perlu diperiksa secara berkala. Penggunaan helm berstandar SNI serta jas hujan yang tidak mengganggu ruang gerak juga menjadi bagian dari persiapan berkendara.

Rangkaian banjir di Tapteng dalam beberapa pekan terakhir memperlihatkan bahwa dampak cuaca ekstrem dapat berlanjut hingga kondisi jalan dan mobilitas masyarakat. Karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan, termasuk ketika perjalanan dilakukan setelah hujan berhenti dan genangan mulai surut. Dengan semangat Satu Hati, PT Indako Trading Coy terus mendorong masyarakat Sumatera Utara untuk lebih cermat membaca situasi sebelum dan selama berkendara dengan penerapan budaya #cari_aman.

No comments:

Post a Comment

Jumlah Pengunjung :