Wednesday, March 11, 2026

Perkuat Kualitas Vokasi Binaan Honda di Sumut, SMKN 2 Medan Optimalkan Program Pembelajaran

 

Perkembangan pendidikan vokasi di Sumatera Utara terus menunjukkan arah yang positif seiring semakin eratnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Salah satu yang menjadi perhatian adalah SMK Negeri 2 Medan, sekolah mitra binaan Honda yang secara konsisten memperkuat kualitas pembelajaran agar selaras dengan standar industri sepeda motor.

Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang berhasil diraih sekolah, termasuk keberhasilan menjadi yang terbaik pada kategori Tempat Uji Kompetensi (TUK) dengan predikat Grade A+. Pencapaian ini menjadi tolok ukur bagi SMKN 2 Medan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada program keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM).

Kepala Program Studi TBSM SMKN 2 Medan, Darwin Sinaga, menjelaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi pihak sekolah untuk semakin serius dalam mengoptimalkan program pembelajaran yang ada. Menurutnya, standar pembelajaran yang diterapkan juga terus diselaraskan dengan praktik yang dijalankan di jaringan bengkel resmi Honda.

“Predikat TUK Grade A+ ini menjadi tolok ukur bagi kami untuk terus berkembang. Kurikulum yang diterapkan juga berupaya mengikuti standar di AHASS, sehingga bagaimana mekanik bekerja di bengkel resmi, seperti itu pula gambaran pembelajaran yang diterima oleh para siswa di sekolah. Saat ini kami terus mengoptimalkan berbagai program yang sudah berjalan,” ujar Darwin.

Upaya peningkatan kualitas tersebut juga akan diperkuat melalui kolaborasi lebih lanjut dengan dunia industri. Dalam waktu dekat, SMKN 2 Medan berencana menghadirkan instruktur dari PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda wilayah Sumatera Utara sebagai pengajar tamu bagi siswa maupun guru. Rencana kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret mendatang itu diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan praktis bagi peserta didik sekaligus meningkatkan kompetensi para tenaga pengajar melalui sesi teori dan praktik langsung yang mengacu pada standar industri.

Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy, Abdi Rahmad, menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan industri dalam proses pembelajaran menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lulusan vokasi yang siap terjun ke dunia kerja.

“Kami melihat SMKN 2 Medan memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Melalui program pengajar tamu nanti, kami ingin berbagi pengalaman dan standar kerja yang diterapkan di industri, baik kepada siswa maupun guru. Dengan semangat Satu Hati, kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kompetensi teknis sekaligus membangun kesiapan kerja para lulusan,” ungkap Abdi.

Dengan semangat sinergi bagi negeri, kolaborasi antara SMKN 2 Medan dan Honda diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi lahirnya generasi muda vokasi yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi bagi perkembangan industri otomotif di masa depan.

No comments:

Post a Comment

Jumlah Pengunjung :