Tuesday, August 5, 2014

Satu Tahun Launching, Komunitas Verza Tunjukkan Eksistensi


Sebagai wadah berkumpulnya para bikers pecinta dan pengguna All New Honda Verza 150, Verza Rider Community Indonesia(VRCI) Medan ingin memperkuat eksistensinya turut mengambil andil sebagai pelopor keselamatan berkendara bagi masyarakat Kota Medan. 

Setelah resmi berdiri pada 20 September 2013 lalu, VRCI Medan yang beranggotakan 22 bikers terus menunjukkan eksistensinya dengan aktif mengikuti program pelatihan keselamatan berkendara bagi anggotanya dan kegiatan lainnya dari Indako Trading Co., selaku main dealer Honda di Sumatera Utara, dan melakukan beragam kegiatan sosial ataupun touring, salah satunya touring amal dengan misi memberikan bantuan kepada korban bencana Gunung Sinabung. 

VRCI sendiri merupakan komunitas yang menjadi wadah berkumpul bagi para bikers pengguna Verza 150FI. Dikenal secara nasional dengan nama VRCI "VERZA RIDER COMMUNITY INDONESIA” yang didalamnya terdapat perwakilan region yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, salah satu nya VRCI Medan. 

Sony selaku Ketua VRCI Medan mengungkapkan bahwa komunitas ini dibentuk agar para pecinta dan pengguna Honda Verza  150 yang ada di kota Medan dapat berkumpul, menjalin persaudaraan, saling bertukar cerita, saling berbagi pengalaman, dan dapat saling bersilaturahmi dengan komunitas motor Honda lainnya serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. 

“VRCI Medan ingin menjadi komunitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas yakni dengan turut mensosialisasikan safety riding, menjadi contoh bagi pengguna jalan yang lain tentang bagaimana cara berkendara yang baik dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan berkendara yang dapat mengurangi angka kecelakaaan pada kendaraan bermotor yang terbilang cukup tinggi “, ujar Sony

Kekompakan menjadi hal penting yang harus dipertahankan demi keberlangsungan sebuah komunitas, demikian juga bagi VRCI Medan yang selalu menjaga kekompakan setiap anggotanya dengan beragam cara, seperti rutin melakukan kopdar pada setiap Jum’at malam di sekitar Kantor Pos Medan yang juga dekat dengan Merdeka Walk yang terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda kota Medan, melakukan touring bersama, dan juga saling berkumpul dan bersilaturahmi salah satunya pada moment Lebaran. 

Sony juga mengungkapkan bahwa pihaknya berharap VRCI Medan kedepannya dapat semakin solid dan dapat menjaga eksistensinya sebagai salah satu komunitas berlandaskan norma sosial. “ Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung menjadi bagian dari VRCI Medan, namun tentunya harus memenuhi segala persyaratan yang sudah ditentukan seperti kendaraannya harus Honda Verza 150, telah cukup umur, memiliki SIM dan STNK, dan yang paling penting memiliki kepribadian dan prilaku yang baik. Kami tidak segan menolak anak yang berprilaku buruk bergabung agar tidak merusak nilai positif komunitas di mata masyarakat dan juga menjaga kekompakan“, ujar Sony

Sementara itu, Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager Indako Trading Co mengungkapkan komunitas merupakan wadah bermuatan positif bagi pecinta sepeda motor untuk dapat mengekspresikan hobi dan kecintaan terhadap motor pilihannya, karenanya pihaknya sangat menyambut baik kehadiran komunitas Verza, VRCI Medan.

Monday, August 4, 2014

Lampaui Target, Pebalap Honda Indonesia Cetak Sejarah di Suzuka 8-Hour Endurance Road Race


Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Dimas Ekky Pratama berhasil mengukir sejarah baru prestasi pebalap Indonesia di kancah balap internasional setelah berhasil menyabet posisi ketujuh dalam ajang balap bergengsi Suzuka 8-Hour Endurance Road Race di sirkuit Suzuka, Jepang pada 26-27 Juli 2014 lalu.

Melalui prestasi ini, Dimas Ekky Pratama menjadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil lolos 10 besar dalam ajang balap tingkat dunia ini. Pada ajang Suzuka 8-Hour Endurance Road Race ini, Dimas Ekky Pratama bergabung dalam Honda Team Asia, bersama pebalap  Zamri Baba (Malaysia) dan Josh Hook (Australia). Ketiga pebalap ini bertanding dengan mengendarai Honda CBR1000RR yang disiapkan langsung oleh Honda Motor Co. melalui dukungan teknis sepenuhnya dari Honda Racing Corporation (HRC).

Penampilan tim balap ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak setelah berhasil melesat dari posisi 64 ke posisi 7 dengan menyelesaikan 169 putaran selama 6:58’18.448. Sebelumnya, Honda Team Asia menargetkan hanya finish di posisi 10.

Suzuka 8-Hour Endurance Road Race merupakan salah satu ajang bergengsi balap ketahanan selama 8 jam di mana para pebalap saling menguji kompetensi, mental dan fisik untuk menjadi yang terbaik. Tahun ini, Suzuka 8-Hour Endurance Road Race diikuti sebanyak 72 tim balap internasional.

Suzuka 8-Hour Endurance Road Race yang pada tahun ini memasuki tahun ke-37 dihadang kondisi cuaca yang tidak kondusif. Panitia terpaksa memperpendek waktu pelaksanaan menjadi enam jam dan 55 menit setelah hujan deras menunda dimulainya balapan dari 11:30 ke 12:35 waktu setempat.


Pebalap Pertama

Manager Honda Team Asia, Makoto Tamada, menurunkan Dimas Ekky sebagai pebalap pertamanya yang memulai balapan Suzuka 8-Hour Endurance Road Race di posisi 14 dengan kondisi track sirkuit balap yang basah.

Hujan deras kembali mengiringi sepanjang balapan berlangsung mengakibatkan balapan berlangsung dengan menegangkan. Berbagai insiden pun terjadi yang memerlukan safety car masuk ke sirkuit beberapa kali. Bahkan, balapan sempat dihentikan selama satu jam dikarenakan hujan semakin deras dan membahayakan bagi pebalap. Di tengah balapan, Dimas Ekky pun terpaksa masuk ke pit dikarenakan kondisi helm yang berembun dan menghalangi pandangan. Hal ini menyebabkan posisi Honda Team Asia merosot ke posisi 64.

Menyadari posisinya yang tidak menguntungkan, Dimas Ekky bersama pebalap Honda Team Asia lainnya secara bergantian berupaya mengejar ketinggalan dan menyalip satu persatu pebalap tim lain di depannya hingga sampai ke posisi 7. Balapan pun berakhir pada pukul 19.30 waktu setempat.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi pebalap binaan Honda yang mampu menunjukkan semangat balap pantang menyerah dan mengantarkan tim balapnya meraih posisi di atas target yang diharapkan, bahkan berada di antara 10 besar jawara-jawara balap ketahanan.

“Melalui keikutsertaan pebalap binaan Honda di ajang ketahanan balap bergengsi Suzuka 8-Hour Endurance Road Race, kami ingin mengasah kompetensi pebalap Indonesia untuk siap bertarung di ajang balap dunia lainnya.”, ujar Indraputra

Sementara itu, Leo Wijaya, General Manager Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan prestasi membanggakan yang diraih Dimas Ekky di keikutsertaannya yang pertama kali di ajang ini merupakan sinyal positif dari keberhasilan pembinaan Honda terhadap pebalap muda Indonesia.

Keseriusan Honda melakukan pembinaan pebalap muda diwujudkan melalui pembinaan balap sejak dini di Honda Racing School. Pembinaan ini kemudian dilanjutkan dengan menurunkan pebalap binaan Honda di ajang balap nasional Motoprix dan Indoprix, serta ajang balap internasional Asia Road Race Championship (kelas supersports 600cc dan Asia Dream Cup), Endurance Race (2Hours, 4Hours, 8Hours), All Japan Championship, dan Spanish Championship.

Tahun lalu, Dimas Ekky Pratama bersama Iswandi Muis di bawah naungan Astra Honda Racing Team untuk pertama kalinya bertanding dalam balap bergengsi Suzuka 4-Hour Endurance Road Race, di Suzuka, Jepang dan langsung mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi. Pada keikutsertaan di tahun ini, Honda menurunkan Andi Farid Izdihar berduet dengan Iswandi Muis.

Sebagai pebalap muda berusia 16 tahun, Andi Farid mampu memulai jalannya balapan dengan sempurna dan memimpin pebalap-pebalap tim lain hingga paruh pertama balapan. Catatan waktu terbaik pun berhasil dicetak sebesar 2:18'2.  Namun sayang, pada lap 49 atau setelah balapan berlangsung 2jam 15 menit, Andi Farid terjatuh parah di tikungan hingga membutuhkan safety car masuk ke sirkuit untuk membantunya. Meskipun demikian, Andi Farid yang merupakan hasil binaan pertama Honda Racing School Honda tetap berupaya menyelesaikan balapan bersama Iswandi muis hingga garis finish.

"Dalam balapan, segala hal bisa terjadi, termasuk insiden yang tidak diinginkan. Namun kami sangat mengapresiasi semangat balap Andi Farid. Meskipun sempat terjatuh, dia tetap berupaya menyelesaikan balapan hingga garis finish. Dengan semangat dan bakat balap yang tinggi, kedepannya pebalap muda berbakat ini da mencetak prestasi lain yang membanggakan di ajang balap internasional lainnya dan menginspirasi pembalap-pembalap Honda yang ada di daerah, termasuk Sumatera Utara" Ujar Leo Wijaya

Di ajang ketahanan balap lainnya, dua pebalap binaan Honda,  Andi Farid Izdihar dan Aditya Pangestu Hanafi, telah berhasil membuktikan daya saingnya dengan pebalap dari negara lain setelah berhasil mengibarkan Merah Putih saat menduduki podium ketiga Suzuka 2-Hour Asia Dream Endurance Race di sirkuit Suzuka, Jepang (8/6).

Honda pun menurunkan 3 pebalap berpestasi di ajang balap internasional lainnya, seperti Asia Road Racing Championship(ARRC). Pada dua seri pertama yang sudah digelar, pebalap Indonesia mampu duduki beberapa podium, seperti pada kelas supersport 600cc seri kedua race-2, podium kedua disabet pebalap Dimas Ekky Pratama. Di kelas Asia Dream Cup (ADC), pebalap binaan Honda, Andi Farid Izdihar, kuasai podium kedua seri kedua race-2. Sementara pebalap Aditya Pangestu Hanafi konsisten tunjukkan prestasinya dengan meraih podium ketiga seri pertama race-1, seri kedua race-1, maupun seri kedua race-2.

Sunday, August 3, 2014

Tipe Matik Kuasai 10 Motor Terlaris Semester I 2014


Satu semester awal tahun 2014 sudah dilewati, saatnya melihat hasil penjualan berbagai varian roda dua di pasar otomotif tanah air. Hal lainnya yang wajib ditelisik yakni mengetahui motor jenis apa yang paling mendominasi di jalanan dan varian apa saja yang mengisi 10 motor paling laris sepanjang Januari-Juni 2014.
Data AISI menunjukkan bahwa hingga Juni 2014, angka penjualan sepeda motor mencapai 4.216.473 unit atau tumbuh sekitar tujuh persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya 3.939.825 unit.

AISI juga menyebutkan, penjualan motor terlaris masih ditempati Honda sebanyak 2.625.128 unit, Yamaha sebesar 1.335.067 unit, Suzuki mencapai 166.369 unit, Kawasaki 79.741 unit, dan TVS 10.168 unit. Dari angka-angka tersebut, segmen motor terlaris masih ditempati tipe skuter matik (skutik) yang mencapai 2.711.603 unit, sedangkan untuk tipe bebek sebesar 916.313 unit, dan motor sport sebanyak 588.557 unit.

Honda BeAT FI tercatat sukses menjadi motor terlaris sepanjang Januari-Juni 2014 dengan menduduki posisi puncak 10 motor terlaris pada semester I di tahun 2014. Dimana Honda BeAT FI telah berpindah tangan ke konsumen sebanyak 1.020.432 unit atau sekitar 140 ribu–180 ribu perbulan. BeAT FI  juga menguasai seperempat dari total penjualan motor di semester pertama ini.

Hasil ini tentunya sangat luar biasa, karena jumlah ini nyaris dua kali lipat jumlah penjualan sang kakak, Vario Techno 125 yang menempati posisi kedua. Dengan hasi penjualan Vario Techno 125 yang mencapai 519.641 unit, menjadikan duo matik Honda ini sangat jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya.

Hal yang paling fenomenal juga ditunjukkan oleh bebek sejuta umat, Honda Supra X 125 yang menjadi satu-satunya varian bebek yang bertahan di 10 besar. Sampai saat ini pesona bebek andalan Honda ini terbukti masih mampu mencuri perhatian konsumen, tidak heran jika Supra X 125 masih belum tertandingi dan disebut sebagai rajanya bebek. 

Leo Wijaya, General Manager Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan pihaknya sangat menyambut baik hasil ini. Menurutnya Honda BeAT FI dikenal sebagai sepeda motor skutik compact yang stylish, berperforma handal, irit, ramah lingkungan serta memiliki beragam fitur terbaik di kelasnya, segala kelebihan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta matik di Indonesia untuk memilih Honda BeAT FI sebagai pilihan.

“Matik Honda masih merajai pasar roda dua di Indonesia, prestasi ini tentunya tidak terlepas dari peran serta konsumen yang selalu memberikan kepercayaannya terhadap Honda yang semua variannya sudah injeksi 100%. Hal ini tentunya semakin memicu kami untuk bekerja lebih keras lagi memberikan produk dan layanan terbaik bagi masyarakat“, ujar Leo Wijaya

Thursday, July 31, 2014

Honda Wujudkan Impian Nonton MotoGP


Impian menyaksikan langsung balapan MotoGP bagi sebagian orang mungkin sebuah impian yang mahal, namun dengan keyakinan, usaha dan keberuntungan, semua impian yang tadinya tidak mungkin dapat menjadi kenyataan. 

Seperti yang dialami Chairul Puad Hasan, salah satu konsumen Honda asal Medan yang merasa senang bukan kepalang ketika Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara memberitahukan bahwa dirinya menjadi salah satu pemenang undian Road To MotoGP 2014 dari Honda untuk menyaksikan langsung ajang balap dunia MotoGP di Montegi Jepang pada Oktober mendatang

“ Saya sangat bahagia dan tidak menyangka dapat menjadi salah satu yang beruntung, karena siapapun yang gemar balap MotoGP pasti sangat menginginkan kesempatan ini. Dengan mengikuti program ini saya tidak hanya mendapatkan motor sport idaman saya, tapi juga dapat mewujudkan impian saya “, ujar Chairul Fuad Hasan

Sementara itu, Leo Wijaya selaku General Manager Indako Trading Co mengungkapkan Road To MotoGP  ini merupakan wujud apresiasi kami bagi konsumen setia Honda, melalui program ini Honda ingin berterima kasih dan sekaligus mengapresiasi kepercayaan masyarakat, dengan berharap bisa memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi konsumen dengan menyaksikan langsung ketangguhan pebalap Honda di MotoGP yang bertarung dengan semangat One HEART dan Satu HATI.

Road To MotoGP sendiri merupakan program yang akan mengajak 360 pembeli sepeda motor sport Honda, untuk menyaksikan langsung balapan motor MotoGP di Motegi, Jepang dan Sepang, Malaysia. Dimana setiap konsumen yang membeli Honda CB150R StreetFire, Verza 150, atau MegaPro FI periode 1 Mei – 31 Juli 2014, akan mendapat kupon undian. Selanjutnya  undian dilakukan dalam tiga tahap, yakni 9 Juni, 14 Juli, dan 18 Agustus. Seluruh pemenang yang terpilih tidak dipungut biaya apapun, dan seluruh pajak hadiah juga akan ditanggung oleh penyelenggara. 

Selain Chairul Puad Hasan, konsumen lainnya yang tercatat dalam daftar pemenang Road To Moto GP periode I Dan II untuk wilayah Sumut dan berkesempatan berangkat ke Montegi Jepang yakni M Syah Reza F Hsb (Medan), Ojak Silalahi (Medan), Usni Prayoga (Medan), Bambang Sukiawan (Simalungun), Dimas Arif (Deli Serdang), dan Rudi Hartono (Medan). 

Sedangkan konsumen yang beruntung menyaksikan MototGP di Sepang Malaysia yakni Hasan Basri Nasution (Padang Sidempuan), Arbanik (Lima Puluh), Hariani (Perbaungan), Hanafi ( Medan), Nuraisyah Nasution (Pinang), Ahmad Hidayat Daulay (Deli Serdang), Yogi Prasetyo Kumbara Mhd Duha (Medan), Parpungguan Sitorus (Rantau Prapat), Agus Gunawan ( Labuhan Batu), Ahmad Zais ( Tanjung Balai), Ashri Ramadhan Batu Bara, SH (Deli Serdang), Bernhard Sumurung Siahaan (Medan), M. Din Yahya, SE (Medan), Novianty Lusiana (Medan), dab Ghaffar Hadi (Medan).

Besarnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor sport Honda menginspirasi perusahaan untuk menggelar program apresiasi Honda Road to MotoGP 2014 ini. Kami berharap program ini dapat semakin mempererat ikatan hati antara Honda dan konsumennya”, ujar Leo Wijaya

Jumlah Pengunjung :