Sunday, August 17, 2014

Serba 8 17 45 Rayakan Kemerdekaan


Ada banyak cara untuk memperingati hari Kemerdekaan RI. Indako Trading Co, main dealer Honda di Sumatera Utara tidak mau ketinggalan merayakan hari penuh makna bagi bangsa Indonesia ini dengan berbagai kegiatan unik yang terangkai dalam “Semangat Merah Putih Bikers Honda Sumut” yang berlangsung pada 17 Agustus 2014.

Tepat di hari kemerdekaan, masyarakat Sumatera Utara khususnya di Kota Medan dan Deli Serdang berkesempatan melihat pawai unik Honda Classic tahun 70-an hingga Honda sport sekelas CBR yang menyusuri jalan-jalan utama.  Mengambil titik start di depan ikon kebanggaan masyarakat Sumut Istana Maimun Medan, bikers bersemangat mengitari Lapangan Benteng dan Lapangan Merdeka yang menjadi titik pusat pawai 17 Agustusan masyarakat Kota Medan. Selanjutnya pawai menyusuri sepanjang jalan SM. Raja dari Medan menuju Pantai Cermin.  Uniknya kegiatan ini diikuti 450 bikers yang tergabung dalam 17 jenis Honda dan didukung 8 koordinator lapangan.

Bikers yang hadir pada kegiatan ini datang dari berbagai kota di Sumatera Utara termasuk dari Nias menyeberang pulau. Setelah melakukan pawai, rombongan komunitas Honda tersebut menuju salah satu pantai kebanggaan Sumatera Utara, Pantai Cermin untuk mengikuti serangkaian acara khas 17 Agustus antara lain upacara bendera, beragam lomba dalam 17-an ala bikers Honda Sumut, show off Honda Sumut, hiburan musik, halal bihalal Sumut Honda bikers, dan ikrar Honda bikers yang menjadi ciri khas berkumpulnya bikers Honda. 

“Kegiatan pawai Semangat Merah Putih Bikers Honda bertujuan untuk menyemarakkan hari kemerdekaan RI dan juga membakar semangat nasionalisme bikers.” Ungkap Gunarko Hartoyo, Corporate & Marketing Communication Manager Indako Trading Co.

Sis Lailan, bikers dari VANATIC mengungkapkan bahwa komunitasnya sangat menyambut baik dan bersemangat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kami sangat antusias mengikuti kegiatan di Hari Kemerdekaan Indonesia yang juga menjadi hari berkumpulnya komunitas Honda di wilayah Sumatera Utara, jadi selain bisa saling bersilaturahmi dan bersenang-senang, kita juga dapat merayakan HUT kemerdekaan RI yang lebih berkesan bersama Honda “, ujar Lailan

Selain pawai tersebut, dealer Honda di Sumut juga menyiapkan serangkaian paket 8 -17 - 45 untuk menyambut hangat pecinta Honda yang membeli di bulan kemerdekaan ini. Program penjualan yang dinamakan Paket Merdeka ini menawarkan potongan Rp. 8.000 untuk tenor 12 bulan, Rp. 17.000 untuk tenor 24 bulan dan Rp 45.000 untuk tenor 36 bulan. Tidak hanya paket merdeka, pembeli Honda juga berkesempatan meraih hadiah langsung voucher belanja parts dan service berupa program “Pekik Lucky dip Merdeka” dengan nilai voucher Rp. 8.000, Rp. 17.000 dan Rp. 45.000.

Leo Wijaya, General Manager Indako Tading Co., mengungkapkan rangkaian kegiatan  menyambut hari kemerdekaan RI dibuat sedemikian rupa untuk menyemarakan perayaan Hari Kemerdekaan RI dan sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna setia Honda, khususnya dari kalangan komunitas

“Tentunya banyak peran yang dapat kita lakukan untuk turut serta menyemarakkan Hari kemerdekaan RI. Banyak nilai dan makna yang perlu kita pertahankan dari peringatan hari kemerdekaan sebagai wujud bangsa yang menghargai jasa pahlawannya serta bentuk syukur terhadap kemerdekaan yang telah diperoleh. Dengan demikian rasa persatuan dan semangat persaudaraan senantiasa melekat di generasi penerus bangsa.” Ungkap Leo

Wednesday, August 13, 2014

Aksi-Aksi Marquez Jadikan MotoGP Makin Bergairah


Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berhasil menghidupkan kembali gairah tontonan MotoGp melalui aksi-aksi spektakulernya yang menghibur dan mendebarkan setelah Valentino Rossi tidak dapat menunjukkan kepiawaiannya dalam kurun waktu terakhir. Marquez hadir di saat yang tepat dan menjadi primadona baru di lintasan balap roda dua dunia menyusul keberhasilannya menjadi Juara dunia MotoGP 2013. Kehadirannya pun menjadi daya tarik tersendiri dengan selalu menampilkan performa energik dari seorang pemuda ganteng berusia 21 tahun.
 
Sepanjang musim MotoGP 2014 sendiri, Marc Marquez telah meraih 10 kemenangan beruntun usai menjuarai MotoGP Indianapolis yang berlangsung pada 11 Agustus 2014 lalu. Dengan torehan sempurna ini, Marquez berada di puncak klasmen pembalap dengan meraih 250 poin, diikuti pembalap Repsol Honda lainnya Dani Pedrosa dengan 161 poin dan Valentio Rossi yang  berada diperingkat ketiga dengan 157 poin.

Aksi duel salip menyalip Marquez di ajang MotoGP tentunya masih menjadi tontonan menarik yang sayang untuk dilewatkan. Kemampuan Marquez mematahkan dominasi dua mantan juara dunia Rossi dan Lorenzo juga menjadikan balapan MotoGP 2014 ini semakin kompetitif,. Aksi spektakuler pembalap yang dijuluki “The Record Breaker” ini pastinya akan dinantikan di seri selanjutnya yakni di Sirkuit Brno Czech Republic pada 17 Agustus mendatang.  

Leo Wijaya, General Manager Indako Trading Co, selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan ajang MotoGP 2014 menjadi lebih menarik dengan kehadiran Marquez, karena tidak hanya mengandalkan kecepatan, namun kepiawaian Marquez menunggangi kuda besi Honda di setiap serinya menjadi tontonan seru yang menegangkan.

Marquez sendiri dilahirkan dengan nama lengkap Marc Marquez Alenta pada tanggal 17 Februari 1993, di Cervera, Lleida, Spanyol. Ayahnya bernama Julia Marquez dan ibunya bernama Rosser Alenta. Mungkin tidak banyak orang tahu bahwa Marquez mengawali karir balapnya pada usia 8 tahun di dunia motocross dengan berhasil menjadi juara dari kompetisi Catalan 50cc Motocross di tahun 2001 dan berlanjut hingga kemunculannya di musim MotoGP tahun 2013 yang banyak mengundang decak kagum seluruh dunia. Marc Marquez merupakan sosok pembalap muda MotoGP paling bertalenta dan merupakan idola baru di dunia MotoGP, dimana disetiap seri MotoGP Ia selalu mendominasi dan disebut-sebut sebagai salah satu pembalap terhebat dimasa mendatang.

Sementara itu, Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager Indako Trading Co, mengungkapkan kerja keras dan prestasi Marc Marquez di usianya yang masih sangat muda di ajang MotoGP tentunya memberikan inspirasi luar biasa bagi pembalap-pembalap dunia, tidak terkecuali pembalap Honda di Indonesia yang juga kaya akan talenta. 

“ Pebalap Honda di Indonesia tidak berhenti bekerja keras menorehkan prestasi membanggakan, salah satunya pebalap binaan AHM Dimas Ekky Pratama yang berhasil mengukir sejarah baru prestasi pebalap Indonesia di kancah balap internasional setelah berhasil menyabet posisi ketujuh dalam ajang balap bergengsi Suzuka 8-Hour Endurance Road Race di sirkuit Suzuka, Jepang pada 26-27 Juli 2014 lalu. “, ujar Gunarko

Tuesday, August 5, 2014

Satu Tahun Launching, Komunitas Verza Tunjukkan Eksistensi


Sebagai wadah berkumpulnya para bikers pecinta dan pengguna All New Honda Verza 150, Verza Rider Community Indonesia(VRCI) Medan ingin memperkuat eksistensinya turut mengambil andil sebagai pelopor keselamatan berkendara bagi masyarakat Kota Medan. 

Setelah resmi berdiri pada 20 September 2013 lalu, VRCI Medan yang beranggotakan 22 bikers terus menunjukkan eksistensinya dengan aktif mengikuti program pelatihan keselamatan berkendara bagi anggotanya dan kegiatan lainnya dari Indako Trading Co., selaku main dealer Honda di Sumatera Utara, dan melakukan beragam kegiatan sosial ataupun touring, salah satunya touring amal dengan misi memberikan bantuan kepada korban bencana Gunung Sinabung. 

VRCI sendiri merupakan komunitas yang menjadi wadah berkumpul bagi para bikers pengguna Verza 150FI. Dikenal secara nasional dengan nama VRCI "VERZA RIDER COMMUNITY INDONESIA” yang didalamnya terdapat perwakilan region yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, salah satu nya VRCI Medan. 

Sony selaku Ketua VRCI Medan mengungkapkan bahwa komunitas ini dibentuk agar para pecinta dan pengguna Honda Verza  150 yang ada di kota Medan dapat berkumpul, menjalin persaudaraan, saling bertukar cerita, saling berbagi pengalaman, dan dapat saling bersilaturahmi dengan komunitas motor Honda lainnya serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. 

“VRCI Medan ingin menjadi komunitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas yakni dengan turut mensosialisasikan safety riding, menjadi contoh bagi pengguna jalan yang lain tentang bagaimana cara berkendara yang baik dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan berkendara yang dapat mengurangi angka kecelakaaan pada kendaraan bermotor yang terbilang cukup tinggi “, ujar Sony

Kekompakan menjadi hal penting yang harus dipertahankan demi keberlangsungan sebuah komunitas, demikian juga bagi VRCI Medan yang selalu menjaga kekompakan setiap anggotanya dengan beragam cara, seperti rutin melakukan kopdar pada setiap Jum’at malam di sekitar Kantor Pos Medan yang juga dekat dengan Merdeka Walk yang terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda kota Medan, melakukan touring bersama, dan juga saling berkumpul dan bersilaturahmi salah satunya pada moment Lebaran. 

Sony juga mengungkapkan bahwa pihaknya berharap VRCI Medan kedepannya dapat semakin solid dan dapat menjaga eksistensinya sebagai salah satu komunitas berlandaskan norma sosial. “ Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung menjadi bagian dari VRCI Medan, namun tentunya harus memenuhi segala persyaratan yang sudah ditentukan seperti kendaraannya harus Honda Verza 150, telah cukup umur, memiliki SIM dan STNK, dan yang paling penting memiliki kepribadian dan prilaku yang baik. Kami tidak segan menolak anak yang berprilaku buruk bergabung agar tidak merusak nilai positif komunitas di mata masyarakat dan juga menjaga kekompakan“, ujar Sony

Sementara itu, Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager Indako Trading Co mengungkapkan komunitas merupakan wadah bermuatan positif bagi pecinta sepeda motor untuk dapat mengekspresikan hobi dan kecintaan terhadap motor pilihannya, karenanya pihaknya sangat menyambut baik kehadiran komunitas Verza, VRCI Medan.

Monday, August 4, 2014

Lampaui Target, Pebalap Honda Indonesia Cetak Sejarah di Suzuka 8-Hour Endurance Road Race


Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Dimas Ekky Pratama berhasil mengukir sejarah baru prestasi pebalap Indonesia di kancah balap internasional setelah berhasil menyabet posisi ketujuh dalam ajang balap bergengsi Suzuka 8-Hour Endurance Road Race di sirkuit Suzuka, Jepang pada 26-27 Juli 2014 lalu.

Melalui prestasi ini, Dimas Ekky Pratama menjadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil lolos 10 besar dalam ajang balap tingkat dunia ini. Pada ajang Suzuka 8-Hour Endurance Road Race ini, Dimas Ekky Pratama bergabung dalam Honda Team Asia, bersama pebalap  Zamri Baba (Malaysia) dan Josh Hook (Australia). Ketiga pebalap ini bertanding dengan mengendarai Honda CBR1000RR yang disiapkan langsung oleh Honda Motor Co. melalui dukungan teknis sepenuhnya dari Honda Racing Corporation (HRC).

Penampilan tim balap ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak setelah berhasil melesat dari posisi 64 ke posisi 7 dengan menyelesaikan 169 putaran selama 6:58’18.448. Sebelumnya, Honda Team Asia menargetkan hanya finish di posisi 10.

Suzuka 8-Hour Endurance Road Race merupakan salah satu ajang bergengsi balap ketahanan selama 8 jam di mana para pebalap saling menguji kompetensi, mental dan fisik untuk menjadi yang terbaik. Tahun ini, Suzuka 8-Hour Endurance Road Race diikuti sebanyak 72 tim balap internasional.

Suzuka 8-Hour Endurance Road Race yang pada tahun ini memasuki tahun ke-37 dihadang kondisi cuaca yang tidak kondusif. Panitia terpaksa memperpendek waktu pelaksanaan menjadi enam jam dan 55 menit setelah hujan deras menunda dimulainya balapan dari 11:30 ke 12:35 waktu setempat.


Pebalap Pertama

Manager Honda Team Asia, Makoto Tamada, menurunkan Dimas Ekky sebagai pebalap pertamanya yang memulai balapan Suzuka 8-Hour Endurance Road Race di posisi 14 dengan kondisi track sirkuit balap yang basah.

Hujan deras kembali mengiringi sepanjang balapan berlangsung mengakibatkan balapan berlangsung dengan menegangkan. Berbagai insiden pun terjadi yang memerlukan safety car masuk ke sirkuit beberapa kali. Bahkan, balapan sempat dihentikan selama satu jam dikarenakan hujan semakin deras dan membahayakan bagi pebalap. Di tengah balapan, Dimas Ekky pun terpaksa masuk ke pit dikarenakan kondisi helm yang berembun dan menghalangi pandangan. Hal ini menyebabkan posisi Honda Team Asia merosot ke posisi 64.

Menyadari posisinya yang tidak menguntungkan, Dimas Ekky bersama pebalap Honda Team Asia lainnya secara bergantian berupaya mengejar ketinggalan dan menyalip satu persatu pebalap tim lain di depannya hingga sampai ke posisi 7. Balapan pun berakhir pada pukul 19.30 waktu setempat.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi pebalap binaan Honda yang mampu menunjukkan semangat balap pantang menyerah dan mengantarkan tim balapnya meraih posisi di atas target yang diharapkan, bahkan berada di antara 10 besar jawara-jawara balap ketahanan.

“Melalui keikutsertaan pebalap binaan Honda di ajang ketahanan balap bergengsi Suzuka 8-Hour Endurance Road Race, kami ingin mengasah kompetensi pebalap Indonesia untuk siap bertarung di ajang balap dunia lainnya.”, ujar Indraputra

Sementara itu, Leo Wijaya, General Manager Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan prestasi membanggakan yang diraih Dimas Ekky di keikutsertaannya yang pertama kali di ajang ini merupakan sinyal positif dari keberhasilan pembinaan Honda terhadap pebalap muda Indonesia.

Keseriusan Honda melakukan pembinaan pebalap muda diwujudkan melalui pembinaan balap sejak dini di Honda Racing School. Pembinaan ini kemudian dilanjutkan dengan menurunkan pebalap binaan Honda di ajang balap nasional Motoprix dan Indoprix, serta ajang balap internasional Asia Road Race Championship (kelas supersports 600cc dan Asia Dream Cup), Endurance Race (2Hours, 4Hours, 8Hours), All Japan Championship, dan Spanish Championship.

Tahun lalu, Dimas Ekky Pratama bersama Iswandi Muis di bawah naungan Astra Honda Racing Team untuk pertama kalinya bertanding dalam balap bergengsi Suzuka 4-Hour Endurance Road Race, di Suzuka, Jepang dan langsung mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi. Pada keikutsertaan di tahun ini, Honda menurunkan Andi Farid Izdihar berduet dengan Iswandi Muis.

Sebagai pebalap muda berusia 16 tahun, Andi Farid mampu memulai jalannya balapan dengan sempurna dan memimpin pebalap-pebalap tim lain hingga paruh pertama balapan. Catatan waktu terbaik pun berhasil dicetak sebesar 2:18'2.  Namun sayang, pada lap 49 atau setelah balapan berlangsung 2jam 15 menit, Andi Farid terjatuh parah di tikungan hingga membutuhkan safety car masuk ke sirkuit untuk membantunya. Meskipun demikian, Andi Farid yang merupakan hasil binaan pertama Honda Racing School Honda tetap berupaya menyelesaikan balapan bersama Iswandi muis hingga garis finish.

"Dalam balapan, segala hal bisa terjadi, termasuk insiden yang tidak diinginkan. Namun kami sangat mengapresiasi semangat balap Andi Farid. Meskipun sempat terjatuh, dia tetap berupaya menyelesaikan balapan hingga garis finish. Dengan semangat dan bakat balap yang tinggi, kedepannya pebalap muda berbakat ini da mencetak prestasi lain yang membanggakan di ajang balap internasional lainnya dan menginspirasi pembalap-pembalap Honda yang ada di daerah, termasuk Sumatera Utara" Ujar Leo Wijaya

Di ajang ketahanan balap lainnya, dua pebalap binaan Honda,  Andi Farid Izdihar dan Aditya Pangestu Hanafi, telah berhasil membuktikan daya saingnya dengan pebalap dari negara lain setelah berhasil mengibarkan Merah Putih saat menduduki podium ketiga Suzuka 2-Hour Asia Dream Endurance Race di sirkuit Suzuka, Jepang (8/6).

Honda pun menurunkan 3 pebalap berpestasi di ajang balap internasional lainnya, seperti Asia Road Racing Championship(ARRC). Pada dua seri pertama yang sudah digelar, pebalap Indonesia mampu duduki beberapa podium, seperti pada kelas supersport 600cc seri kedua race-2, podium kedua disabet pebalap Dimas Ekky Pratama. Di kelas Asia Dream Cup (ADC), pebalap binaan Honda, Andi Farid Izdihar, kuasai podium kedua seri kedua race-2. Sementara pebalap Aditya Pangestu Hanafi konsisten tunjukkan prestasinya dengan meraih podium ketiga seri pertama race-1, seri kedua race-1, maupun seri kedua race-2.

Jumlah Pengunjung :